
Motor Jadul: Pilihan Hemat dan Tahan Lama
Di tengah dominasi motor modern yang dibekali teknologi canggih, motor jadul masih memiliki tempat istimewa di hati para penggemarnya. Selain karena nilai historis dan desain klasiknya yang ikonik, motor-motor lawas juga dikenal bandel, mudah dirawat, dan yang paling penting: irit bahan bakar. Tak heran jika banyak orang masih memburu motor-motor ini, baik untuk koleksi maupun kendaraan harian.
AIOTRADE
Mau Trading Crypto Otomatis?
AIOTrade adalah alat bantu AUTOTRADING /Trading Autopilot berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang membantu Anda melakukan trading market spot (bukan futures) secara otomatis di Binance dan Bitget — cepat, cerdas, dan efisien.
Mengapa Trading Crypto Menggunakan AIO Trade?
AIO Trade cocok untuk semua kalangan: Trader Pemula, Profesional, hingga Investor.
24/7 Trading
Bekerja otomatis tanpa henti, siang dan malam.
Cepat & Efisien
Menganalisis pasar dan eksekusi secara real-time.
Strategi AI
AI adaptif untuk peluang profit maksimal.
Fitur Timeframe
Memantau tren sesuai interval waktu pilihan Anda.
Manajemen Risiko
Atur modal dan risiko dengan kontrol penuh.
Averaging & Grid
Teknik AI untuk stabilitas & efisiensi profit.
Berikut ini adalah enam rekomendasi motor jadul yang terkenal akan keiritan dan ketangguhannya:
-
Honda Astrea Grand
Dirilis pertama kali pada awal 1990-an, Honda Astrea Grand menjadi simbol motor rakyat yang ekonomis dan tahan banting. Mesin 97 cc-nya dikenal sangat irit, bahkan bisa menempuh hingga 60 km per liter. Desainnya sederhana, perawatannya mudah, dan suku cadangnya masih banyak tersedia di pasaran. Keunggulan lainnya adalah bodi yang ringan dan suspensi yang cukup empuk untuk ukuran motor bebek lawas. Tak heran jika motor ini masih banyak berseliweran di jalanan hingga kini. -
Suzuki Shogun 110
Suzuki Shogun adalah salah satu motor bebek legendaris yang sempat merajai jalanan Indonesia pada awal 2000-an. Dengan mesin 110 cc, motor ini dikenal responsif namun tetap hemat BBM. Konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 55 km/liter. Selain itu, Shogun juga terkenal awet dan jarang rewel. Banyak pengguna yang mengaku hanya perlu servis ringan secara berkala untuk menjaga performanya tetap prima. -
Yamaha Alfa
Yamaha Alfa mungkin tak sepopuler saudara mudinya, Vega atau Jupiter, namun motor ini punya reputasi sebagai motor low maintenance dengan konsumsi BBM yang sangat hemat. Mesin 105 cc-nya cukup bertenaga untuk kebutuhan harian, dan konsumsi BBM-nya bisa mencapai 60 km/liter. Desainnya klasik dan simpel, cocok bagi pecinta motor retro yang ingin tampil beda di jalanan. -
Honda Supra X 100
Sebagai penerus Astrea Grand, Honda Supra X 100 hadir dengan desain lebih modern namun tetap mempertahankan DNA keiritan dan ketangguhan. Mesin 100 cc-nya terkenal bandel dan bisa menempuh jarak hingga 62 km/liter. Motor ini juga dikenal minim perawatan dan cocok untuk penggunaan harian, baik di kota besar maupun daerah pedesaan. -
Yamaha Crypton
Yamaha Crypton adalah motor bebek yang sempat populer di akhir 1990-an. Dengan mesin 105 cc, motor ini menawarkan performa yang cukup baik dan konsumsi BBM sekitar 55–60 km/liter. Desainnya ramping dan ringan, membuatnya lincah di jalanan sempit. Crypton juga dikenal tahan banting dan mudah diperbaiki, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mencari motor jadul untuk aktivitas harian. -
Honda Astrea Prima
Salah satu motor klasik yang kini banyak diburu kolektor adalah Honda Astrea Prima. Dirilis pada akhir 1980-an, motor ini punya mesin 97 cc yang sangat irit dan awet. Konsumsi BBM-nya bisa mencapai 65 km/liter. Selain itu, desainnya yang retro dan elegan membuatnya tetap menarik meski usianya sudah lebih dari tiga dekade. Tak sedikit yang melakukan restorasi untuk mengembalikan kejayaannya.
Mengapa Motor Jadul Masih Layak Dipilih?
Ada beberapa alasan mengapa motor jadul tetap relevan hingga kini:
- Efisiensi BBM: Rata-rata motor jadul bisa menempuh 55–65 km per liter, jauh lebih hemat dibanding beberapa motor modern.
- Perawatan Mudah: Teknologi mesin yang sederhana membuat motor ini mudah diperbaiki, bahkan di bengkel kecil sekalipun.
- Harga Terjangkau: Harga bekas motor jadul relatif murah, cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja harian.
- Nilai Historis dan Estetika: Desain klasik dan nilai nostalgia membuat motor ini punya daya tarik tersendiri, bahkan bisa menjadi investasi jika dirawat dengan baik.
Tips Membeli Motor Jadul
Sebelum membeli motor jadul, perhatikan hal-hal berikut:
- Cek kondisi mesin dan rangka: Pastikan tidak ada kerusakan besar atau karat parah.
- Periksa kelengkapan surat-surat: STNK dan BPKB harus lengkap untuk menghindari masalah hukum.
- Pertimbangkan biaya restorasi: Beberapa motor mungkin butuh perbaikan atau penggantian suku cadang.
Motor jadul bukan hanya soal nostalgia, tapi juga solusi cerdas untuk mobilitas harian yang hemat dan andal. Dengan perawatan yang tepat, motor-motor ini bisa tetap menemani aktivitas Anda selama bertahun-tahun ke depan. Jadi, jika Anda sedang mencari kendaraan ekonomis dan tangguh, tak ada salahnya melirik kembali motor-motor legendaris ini.
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!